Blue Bio-Reef
Ketika Rumput Laut Menjadi Harapan Baru Terumbu Karang
Restorasi Terumbu Karang Berbasis Inovasi Kreatif
tentang blue bio-reef
Material Alami, Dirancang dengan Pendekatan Ilmiah
Blue Bio-Reef dikembangkan menggunakan biomassa rumput laut yang difermentasi dengan bakteri probiotik serta serpihan terumbu karang rusak, menghasilkan material yang aman, bernutrisi, dan ramah bagi ekosistem laut.
Melalui proses fermentasi terkontrol dan pencetakan struktur tiga dimensi berpori, Blue Bio-Reef mampu meniru kompleksitas terumbu karang alami—memberikan habitat, perlindungan, dan daya tarik biologis bagi ikan serta organisme laut lainnya.
Produk & Layanan Blue Bio-Reef

1. Produksi blue bio-reef
Pembuatan terumbu karang buatan berbasis rumput laut fermentasi dan karang rusak dengan desain berpori yang mendukung kolonisasi biota laut secara alami.

2. Pemesanan
Layanan pemesanan Blue Bio-Reef untuk kebutuhan rehabilitasi terumbu karang, konservasi pesisir, dan program keberlanjutan laut.

3. pendampingan penanaman dan pemantauan
Pendampingan penempatan Blue Bio-Reef di laut, termasuk transplantasi karang dan pemantauan awal untuk memastikan struktur berfungsi optimal bagi ekosistem.
Mengapa harus blue bio-reef?
Kerusakan terumbu karang di Indonesia masih berada pada tingkat yang mengkhawatirkan, dengan lebih dari 71% lokasi terumbu karang berada dalam kondisi buruk hingga sedang. Blue Bio-Reef hadir sebagai solusi terumbu karang buatan yang lebih berkelanjutan, memanfaatkan bahan lokal dan pendekatan biologis untuk mendukung pemulihan ekosistem laut sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
- Berbasis potensi lokal Indonesia
- Lebih ramah ekosistem laut
- Mendukung pemulihan area tangkap nelayan
- Solusi ekonomis yang berkelanjutan
